• Kamis, 29 September 2022

Persib yakin tutup seri 2 Liga 1 BRI tetap pegang rekor tak terkalahkan

Edy Barlianto
- Kamis, 4 November 2021 | 16:30 WIB
Para pemain Perib Bandung sedang melakukan selebrasi. (Foto: Doc. LIB)
Para pemain Perib Bandung sedang melakukan selebrasi. (Foto: Doc. LIB)

YOGYAKARTA, SEPAKBOLASEMARANG.COM -Persib Bandung optiimis mampu mengatasi Persela Lamongan pada pertandingan terakhir seri 2 Liga 1 BRI 2021 yang dijadwalkan berlangsung Kamis 4 November 2021.

Jika optimisme tersebut terwujud, Persib akan menyaou bersih seluruh laga yang dilakoninya ada seri 2 Liga 1 2021 dengan toral 5 pertandingan. 

"Tinggal satu pertandingan lagi melawan Persela Lamongan, Persib bisa menyapu bersih lima laga di seri kedua BRI Liga 1 dengan kemenangan," kata Pelatih Persib Robert Alberts, dikutip dari Laman Resmi Liga 1 BRI 2021.

Baca Juga: Pekan ke 11 Liga 1 BRI, tim unggulan tambah panas

Robert optimistis bisa melakukan itu dan memperpanjang rekor tak terkalahkan di 11 pertandingan awal liga.

"Kami selalu optimistis. Ini adalah bagian dari profesi. Jika tidak optimis maka jangan bermain sepak bola, mainkanlah olahraga lainnya seperti golf. Kami selalu optimistis dalam setiap pertandingan meski hasilnya bisa menang, imbang atau kalah. Sejauh ini kami melakukan hal yang tepat hingga sepuluh pertandingan," kata Robert.

Pelatih asal Belanda ini pernah berujar jika timnya masih di jalur juara ketika tim tersudutkan menerima empat kali hasil imbang beruntun di seri satu. Kini ia membuktikan timnya masih berada di papan atas bersaing dengan Bhayangkara FC memperebutkan puncak klasemen.

Baca Juga: Persija fokus berbenah untuk hadapi seri 3 Liga 1 BRI

Menghadapi Persela Kamis (4/11) ini Robert memperhatikan mentalitas pemain sebagai seorang pejuang yang benci kekalahan. Mereka harus selalu haus akan kemenangan, pekerjaan rumah bagi Robert dan staf pelatihnya memperbaiki mental pemain selama jauh dari keluarga di seri kedua ini.

"Kami melihat ke depan untuk menghadapi Persela. Tapi yang harus saya perhatikan adalah mental dalam bertanding karena mulai terlihat kaki yang kelelahan, pemikiran yang lambat, tidak mudah bagi pemain untuk tetap tinggal di kamar hotel tanpa bertemu dengan keluarga. Ini gaya hidup yang sulit bagi semua orang, pergi jauh dari rumah," paparnya.

Halaman:

Editor: Edy Barlianto

Sumber: laman resmi liga indonesia 2021

Terkini

Happy Football bersama K39

Selasa, 17 Mei 2022 | 17:28 WIB

D'Soccer oase sepakbola di Semarang Atas

Rabu, 8 Desember 2021 | 23:07 WIB

PSS Sleman gelar Fun Football dengan supoter

Senin, 15 November 2021 | 20:03 WIB

Arhan dan Dewangga dapat panggilan Timnas

Minggu, 7 November 2021 | 18:50 WIB

Borneo FC vs PSIS: Bukan lawan mudah

Kamis, 4 November 2021 | 21:12 WIB

Kapten PSIS: Fokus dan optimis 3 poin hadapi Borneo

Kamis, 4 November 2021 | 20:39 WIB

Arema bikin gebrakan baru buat jaga kekompakan tim

Kamis, 4 November 2021 | 15:25 WIB

Persija fokus berbenah untuk hadapi seri 3 Liga 1 BRI

Kamis, 4 November 2021 | 14:20 WIB

Fans PSIS rindukan Flavio buat tandem Jonathan

Senin, 1 November 2021 | 17:20 WIB

Panser Biru : PSIS makin solid ditangan coach Ian

Kamis, 21 Oktober 2021 | 00:57 WIB

Terpopuler

X