• Senin, 8 Agustus 2022

Kisah Di Balik Penentuan Pemain Terbaik

Edy Barlianto
- Rabu, 8 Desember 2021 | 13:34 WIB
Sidang tim  Technical Study Group (foto: doc. LIB)
Sidang tim Technical Study Group (foto: doc. LIB)

Penulis: Hanif Marjuni
(Manajer Media dan PR PT LIB)

Jika Anda menyimak kompetisi BRI Liga 1 2021/2022 sejak awal, maka anda akan menemukan daftar pemenang berbagai kategori. Ada pemenang pemain terbaik, pemain muda terbaik, pelatih terbaik, gol terbaik, sampai dengan 11 pemain terbaik pada tiap posisi. Tiga bulan terakhir, itu sudah diumumkan pada setiap bulannya.

Tahukah Anda, jika penentuan deretan daftar pemenang berbagai kategori tersebut, tidak mudah. Berbelit. Tidak juga karena like atau dislike seperti yang pernah dicibir oleh netizen. Banyak pertimbangan untuk menentukan pemenang setiap kategorinya. 

Untuk mengumumkan deretan pemenang, PT Liga Indonesia Baru (LIB) membentuk tim khusus yang bernama Technical Study Group (TSG). 

Untuk musim ini, tim TSG beranggotan beberapa nama yang cukup berpengalaman di sepak bola Indonesia. Di antaranya Danurwindo, Yeyen Tumena, Mahruzar Nasution dan dibantu analis yang lain.

Hampir saban hari, mereka selalu berkomunikasi. Mereka memantau jalannya pertandingan di BRI Liga 1 2021/2022. Semuanya. Tanpa kecuali.

Materi yang dibahas di komunikasi tim TSG itu bermacam-macam. Mulai dari performa tim, pemantauan penampilan per individu, tren taktik yang dipilih kontestan, kejelian pelatih dalam menerapkan strategi dalam sebuah pertandingan, sampai dengan minute play deretan pemain muda. 

Di luar itu, statistik juga menjadi bahan diskusi berikutnya. Khusus yang satu ini, malah mutlak. Tak pernah ditepikan. 

Sekadar informasi, statistik yang digunakan untuk penentuan deretan kategori terbaik itu pun, juga bermacam-macam. Minute play dari sang pemain, menjadi rujukan yang sangat penting. Berikutnya, pada angka-angka yang mengarah pada rapor spesifik per individu. Seperti jumlah gol, assists, umpan akurat, tembakan, sampai dengan jumlah penyelamatan untuk kiper. Intinya, semua dinilai secara obyektif. Ada komparasi yang akurat.

Halaman:

Editor: Edy Barlianto

Sumber: laman resmi liga indonesia 2021

Terkini

Pasca AFF Cup, isu VAR bakal makin kencang

Senin, 27 Desember 2021 | 06:32 WIB

Ketegasan dan kedisiplinan Korea ala Shin Tae-yong

Rabu, 22 Desember 2021 | 21:58 WIB

Si Bunglon dan kebangkitan Timnas Indonesia

Selasa, 21 Desember 2021 | 21:17 WIB

Arhan dan Dewangga rising star dari Semarang

Senin, 20 Desember 2021 | 20:21 WIB

Jelang lawan Malaysia, Timnas jalani latihan pemulihan

Jumat, 17 Desember 2021 | 22:30 WIB

Duo PSIS jadi kunci Timnas redam Vietnam tanpa gol

Kamis, 16 Desember 2021 | 21:06 WIB

Persib gaet David da Silva, lepas Castillion

Rabu, 15 Desember 2021 | 00:15 WIB

PSIS Semarang resmi lepas Brian Ferreira

Rabu, 15 Desember 2021 | 00:05 WIB

Taman Bunga New Celosia Bandungan Serasa di Korea

Minggu, 12 Desember 2021 | 22:03 WIB

Kisah Di Balik Penentuan Pemain Terbaik

Rabu, 8 Desember 2021 | 13:34 WIB

Satgas Antimafia Bola masih ada

Kamis, 25 November 2021 | 19:04 WIB

Tim PSIS pastikan ikut IFeL 2021

Minggu, 24 Oktober 2021 | 20:30 WIB

Terpopuler

X